Cara KAI Daop 8 Surabaya Antisipasi Lonjakan Penumpang

Setelah 8 Maret 2019, tarif dipatok dengan harga Rp 30.000 untuk Senin-Kamis dan Rp 40.000 untuk Jumat-Minggu.
"Diharapkan dengan adanya kehadiran dua perjalanan kereta api relasi Surabaya Gubeng-Malang ini, bisa meningkatkan kapasitas daya angkut dari layanan PT KAI Daop 8 Surabaya di dalam menenuhi animo masyarakat dalam mobilisasi di kedua kota besar besar tersebut. Dengan demikian, roda perekonomian dan dunia pariwisata bisa semakin meningkat," tutur Suprapto.
Kedua kereta api tambahan ini bernomor perjalanan KLB KP/ 7071a untuk relasi Surabaya Gubeng-Malang yang berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 05:45, dan tiba di Stasiun Malang pukul 07:50.
Sementara itu, kereta dengan nomor perjalanan Kp 7072a untuk relasi Malang-Surabaya Gubeng akan berangkat dari Stasiun Malang pukul 11:10, dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 13:22. (cin/nur)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya sudah mengantisipasi peningkatan animo jumlah penumpang di koridor Surabaya-Malang per pulang-pergi (PP).
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- KAI Group Layani 16,3 Juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya
- Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi Mulai Jumat sampai Minggu