Catatan Ketua MPR: Tetaplah Berhati-hati dan Bijaksana Mengelola Pertumbuhan Ekonomi
Oleh: Bambang Soesatyo

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mencermati kenaikan harga minyak dunia.
Sementara itu, nilai tukar rupiah-dolar AS hari-hari ini masih di kisaran Rp 16 ribu per dolar AS.
Semua orang tahu harga minyak mentah yang naik dan dolar AS yang terapresiasi selalu memberi tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Berkait dengan dua faktor itu, dunia cukup diuntungkan, karena baik Iran maupun Israel yang sedang berkonflik mampu menahan diri.
Sejauh ini, konflik kedua negara tidak atau belum tereskalasi.
Jika saja konflik kedua negara berubah menjadi perang terbuka, sejumlah indikator ekonomi pasti akan berubah dengan sangat ekstrem dan tentu saja mencemaskan.
Namun, demi kebaikan bersama, komunitas global tentu berharap dan terus mendorong agar Iran-Israel lebih memilih pendekatan dialog untuk menyelesaikan perselisihan mereka.
Berpijak pada situasi global yang demikian itu, rumusan dan strategi kebijakan Indonesia hendaknya bernuansa antisipatif.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu patut dirawat dan dipertahankan, ini tantangan buat pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Versi Pimpinan MPR Silaturahmi Putra Prabowo kepada Megawati Bikin Politik Jadi Teduh
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik