Catatan Ketua MPR: Transformasi Ekonomi dan Urgensi Meningkatkan Kompetensi SDM
Oleh: Bambang Soesatyo

Sebab faktor paling utama dalam hilirisasi SDA adalah SDM lokal yang kompeten untuk kerja pemrosesan, produksi dan rekayasa material.
Pada waktunya nanti, semua pihak tentu berharap hilirisasi SDA tidak lagi mengagendakan kebutuhan akan tenaga kerja asing.
Tantangan lain yang wajib untuk dikalkulasikan adalah fakta bahwa hilirisasi SDA memiliki ketergantungan akan barang modal berharga sangat mahal yang harus diimpor.
Itu sebabnya, investasi untuk proyek hilirisasi saat ini sangat mahal.
Maka. perlu dilakukan eskalasi bagi kegiatan penelitian dan pengembangan (Litbang) di dalam negeri, baik untuk keperluan memproduksi barang modal serta peningkatan maupun perluasan nilai tambah setiap komoditas SDA.
Dalam konteks itu, pemerintah dan para ilmuwan hendaknya semakin komunikatif dan memberi ruang lebih leluasa bagi para periset dan inovator.
Dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pun diharapkan tampil dengan ide dan temuan-temuan baru yang relevan.
Misalnya terkait dengan mekanisme baru untuk optimalisasi proses produksi yang ramah lingkungan, aspek pengelolaan limbah, aspek mutu produk hingga strategi meningkatkan partisipasi masyarakat lokal.
Peningkatan kompetensi SDM merupakan kebutuhan mendesak dan relevansi dengan kehendak mewujudkan transformasi ekonomi
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Versi Pimpinan MPR Silaturahmi Putra Prabowo kepada Megawati Bikin Politik Jadi Teduh
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik