Cegah Kecelakaan, KAI Divre III Palembang Tutup Perlintasan di Simpang-Payakabung

jpnn.com, PALEMBANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang menutup satu titik perlintasan liar di KM 383 5/6 petak jalan stasiun Simpang-Stasiun Payakabung.
Penutupan ini dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan di sekitar wilayah tersebut.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan perlintasan sebidang tanpa palang pintu itu ditutup berkolaborasi dengan semua pihak, di antaranya Ditjen Perkeretaapian, Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumbagsel, dan Dinas Perhubungan Ogan Ilir sebagai perwakilan dari regulator serta kewilayahan.
"Program ini dilaksanakan juga secara serentak di daerah operasi dan divisi regional KAI Jawa dan Sumatera," jelas Aida melalui keterangan resminya yang diterima JPNN.com, Kamis (31/10).
Aida menyampaikan KAI Divre III Palembang selama ini terus berusaha melakukan penutupan perlintasan untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api.
Penutupan perlintasan liar itu, karena tingginya angka kecelakaan, baik di petak jalan (jalur KA) maupun di perlintasan sebidang.
Sejak Januari sampai Oktober 2024, tercatat ada 40 kejadian temperan di jalur KA dan perlintasan.
Di 2023, terdapat 10 kejadian temperan, dan 36 kejadian temperan terjadi pada tahun 2022.
PT KAI Divre III Palembang menutup satu titik perlintasan liar di KM 383+5/6 petak jalan Stasiun Simpang-Stasiun Payakabung
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- KAI Group Layani 16,3 Juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya
- Mudik Makin Ramai, KAI Tambah Kereta Semarang-Pasar Senen, Tiket Rp 150 Ribu
- Kapolri Instruksikan Antisipasi Kejahatan di Stasiun untuk Mudik Lebih Aman
- Perjalanan 18 Kereta Api Terlambat Akibat Genangan Air di Batang