Cegah Krisis Keuangan Perbankan, LPS Usulkan Premi PRP 0,05 Persen
Rabu, 12 Juli 2017 – 13:34 WIB

LPS. Foto: Radar Semarang/JPNN
Sebelumnya, BI meminta besaran premi tambahan untuk PRP tidak memberatkan industri.
Pasalnya, industri perbankan tengah dalam proses pemulihan kinerja setelah menghadapi pelambatan ekonomi sejak tahun lalu.
Berdasar data terakhir BI, total DPK perbankan hingga Mei 2017 tercatat Rp 4.876 triliun.
Jumlah itu meningkat 10,9 persen dibanding periode sama tahun lalu. (far)
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengusulkan premi Program Restrukturisasi Perbankan (PRP) 0,05 persen dari total simpanan bank.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Jadi Bank Paling Terdepan, BTN Raih MSCI ESG Ratings AA
- Gandeng Schroders & Fullerton, BNI Luncurkan Layanan Wealth Management di Singapura
- Survei Ipsos Ungkap Bank Digital Paling Populer di Kalangan Anak Muda
- ETF XIPB, Inovasi Investasi Saham Perbankan di Pasar Modal
- Dengan Melibatkan BUMN Kekuatan Danantara Bisa Mendorong Perekonomian
- BTN Dapat Nilai Excellent dari Sustainable Fitch