Cerita Mahasiswa Indonesia Melewati Lockdown Ketat di Melbourne

Ketika tiba di Melbourne Februari lalu, Emanuel Limbongan asal Tanjung Pinang dari Kepulauan Riau tidak sabar untuk memulai studi di luar negeri.
Namun sebulan kemudian, Pemerintah Victoria mengumumkan status 'state of emergency' yang membatasi pergerakan warganya di tengah pandemi.
Keputusan yang mengejutkan Emanuel, mahasiswa S1 jurusan Bisnis dan Manajemen Hotel di The Hotel School Melbourne yang baru saja mulai beradaptasi dengan kehidupan barunya.
"Depressed [depresi] sih, jujur, apalagi orang bilang 'kasihan ya, sampai sini sudah lockdown', saya memikirkan financial [keuangan] juga, apalagi sekarang papa saya tidak kerja," kata Emanuel.
"Saya memiliki ekspektasi waktu ke Melbourne, tapi saya tidak akan dapat ekspektasi itu dan tidak mungkin dipaksakan ... kalau dipaksakan, pasti akan depresi, stress, dan sedih terus."
Karenanya, Emanuel mengaku mulai memfokuskan dirinya pada hal yang positif, termasuk saat harus menjalani kuliah secara online.
"Belajar online itu tidak seburuk itu sebenarnya. Saya suka karena bisa 'private lecture' bersama dosen saya," kata Emanuel yang mengaku sering mengajukan banyak pertanyaan di kelas.

Ketika tiba di Melbourne Februari lalu, Emanuel Limbongan asal Tanjung Pinang dari Kepulauan Riau tidak sabar untuk memulai studi di luar negeri
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana