Cerita Pekerja Seni Asal Indonesia Bertahan Hidup di Australia saat Corona Menggila

Cerita Pekerja Seni Asal Indonesia Bertahan Hidup di Australia saat Corona Menggila
Jayanto Tan, Nadira Farid, dan Budi Bone, pekerja seni asal Indonesia di Australia. (Supplied.)

"Saya juga sudah minta keringanan dari landlord saya untuk pembayaran sewa rumah bulanan, juga untuk pembayaran bills. Mungkin pada akhirnya saya harus memakai uang tabungan."

Namun di balik keprihatinan situasi hidupnya sekarang, ia masih bersyukur karena setidaknya di Australia ada skema bantuan untuk musisi.

"Jadi rencana saya dalam waktu dekat saya mau konser online dengan menyertakan nomor paypal untuk donasi. Nanti sebagian saya salurkan juga untuk musisi di Bali," kata Budi

'Do the right thing'

External Link: Facebook Budi Duo Perform

 

Budi Bone, yang memiliki nama lengkap Buditamtama Lamabelawa mengingatkan agar musisi asal Indonesia yang mengadu untung di Australia untuk mematuhi peraturan yang ada.

"Please, do the right thing. Kalau memang harus membuka akun ABN, lakukanlah. Ini bermanfaat dan terasa sekali sekarang di saat situasi seperti ini."

Menurut Budi, pajak yang selama ini ia bayarkan dan tercatat resmilah yang akhirnya menolong dirinya melalui skema-skema subsidi pemerintah.

"Memang mungkin kita harus berhadapan dengan paperwork yang banyak. Tapi nggak apa-apa, jalani saja. Jangan hanya mau cari uang, tetapi tidak taat aturan," pungkasnya.

Tiga seniman asal Indonesia di Australia menceritakan bagaimana mereka harus kehilangan sumber pendapatan karena dampak virus corona

Sumber ABC Indonesia
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News