Cewek 'Calon Pengantin' di Istana Pernah Jadi TKI, Nih Data dari Nusron

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengungkapkan, Dian Yulia Novi yang berencana melakukan aksi bom bunuh diri dengan menyasar Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) merupakan eks TKI.
Berdasar catatan BNP2TKI, perempuan asal Cirebon yang disiapkan untuk menjadi 'calon pengantin' atau pelaku pengeboman di Istana Negara itu pernah bekerja di Oman. “Ya benar, yang bersangkutan tercatat sebagai TKI,” kata Nusron Wahid di Jakarta, Minggu (11/12).
Nusron menambahkan, TKI memang menjadi kelompok yang rentan untuk direkrut oleh jaringan teroris. “Dan kami memang sudah sejak lama memberikan warning kepada TKI agar hati-hati karena gerakan ISIS dan teror menyasar TKI untuk direkrut,” tuturnya.
Merujuk pada data BNP2TKI, Dian lahir di Cirebon pada 4 Juli 1989. Perempuan lulusan SMU itu memegang paspor bernomor AN537753 yang diterbitkan pada 26 Januari 2010.
Dian pernah menjadi TKI di Oman yang diberangkatkan oleh PPTKIS Hijrah Amal Pratama. Di Oman, Dian bekerja sebagai pekerja sektor rumah tangga pada majikan bernama Hamad Saleem Mansour.
Menurut Nusron, BNP2TKI sebenarnya sudah melakukan pengetatan dan pencegahan agar para pekerja migran tidak didoktrin ataupun direkrut organisasi teroris. Bahkan, dalam Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) juga ditekankan bagaimana nilai-nilai Pancasila sebagai penangkal ketika menghadapi doktrin teroris yang mengatasnamakan jihad.
BNP2TKI bahkan menggelar penyuluhan terhadap TKI di luar negeri, termasuk dengan menggandeng Badan Nasional Penangggulangan Terorisme. “Untuk mengantisipasi TKI yang hendak bergabung dengan ISIS atau kelompok-kelompok teroris lainnya,” ujarnya.(elf/JPG)
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengungkapkan, Dian Yulia Novi yang berencana
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sopir Mengantuk, Mobil Pemudik Terjun ke Jurang di Garut Selatan
- Polemik Mobil Dinas, Supian Suri Berpotensi Korupsi
- Libur Lebaran, 2 Wisatawan Hilang Tenggelam di Pantai Garut
- Gunung Marapi Meletus 3 Hari Berturut-turut
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga