China Diprediksi Alami Bencana Kolosal Jika Tinggalkan Kebijakan Ini, Mengerikan

Para peneliti itu mengingatkan bahwa perkiraan mereka didasarkan pada perhitungan dasar aritmatika dan bahwa pemodelan yang lebih canggih diperlukan untuk meneliti evolusi pandemi jika pembatasan perjalanan dicabut.
China telah menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap COVID-19 dengan mementingkan upaya menahan penyebaran infeksi lokal lewat penelusuran, isolasi, dan penanganan orang yang terinfeksi.
Pada Sabtu (27/11), China melaporkan 23 kasus tambahan atau turun dari 25 pada hari sebelumnya, menurut data otoritas kesehatan, Minggu.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (26/11) menetapkan varian baru COVID-19 yang ditemukan di Afrika Selatan sebagai "varian yang diwaspadai" (variant of concern).
Varian yang dinamai "Omicron" itu telah mendorong sejumlah negara untuk membatasi perjalanan. (ant/dil/jpnn)
Kasus harian di China akan mencapai sedikitnya 637.155 jika menerapkan strategi pandemi AS, kata laporan itu.
Redaktur & Reporter : Adil
- Angin Puting Beliung Menerjang Kepulauan Seribu, 10 Rumah Rusak
- PKB Bakal Usulkan DIY Jadi Daerah Laboratorium Bencana
- Tanpa Zheng/Huang, Ganda Campuran China di All England Tetap Mengerikan
- Cuaca Ekstrem Berlanjut di Jateng hingga 15 Maret, Ramadan Waspada Bencana
- Menlu China Minta Warga Jepang Setop Dukung Taiwan, Ungkit Dosa Era Perang Dunia II
- Gubernur Herman Deru Ikuti Rakor Bersama Mendagri Secara Virtual, Bahas 2 Hal Penting