China Punya UU Anti-Spionase Baru, Ekspat dan Perusahaan Asing Merasa Terancam
Minggu, 02 Juli 2023 – 05:26 WIB

Ilustrasi karakter mata-mata. Foto: Antara/ Shutterstock
Naoki Tsukioka, ekonom senior pada Mizuho Research & Technologies, mengatakan bahwa UU baru dapat mengurangi aktivitas ekonomi di China karena perusahaan menghadapi resiko penahanan ketika otoritas menganggap pengumpulan informasi mereka sebagai kegiatan mata-mata.
"Ekspatriat harus menghindari bertemu secara rahasia dengan Pemerintah China, lembaga industri dan pejabat perusahaan milik negara untuk pertukaran informasi." kata Tsukioka. (ant/dil/jpnn)
Sementara definisi keamanan nasional masih belum jelas, UU itu meningkatkan ketakutan diantara masyarakat ekspatriat dan bisnis asing
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
BERITA TERKAIT
- Tanpa Zheng/Huang, Ganda Campuran China di All England Tetap Mengerikan
- Menlu China Minta Warga Jepang Setop Dukung Taiwan, Ungkit Dosa Era Perang Dunia II
- Yamaha Music Manufacturing Asia Tegaskan Komitmen untuk Tetap Beroperasi di Indonesia
- Menlu China Tolak Usulan Trump soal Gaza
- Thong Guan Industries Bhd asal Malaysia Resmi Berinvestasi di KIT Batang, Jawa Tengah
- Awas, Pemegang Kripto Harus Waspada pada Perang Dagang AS vs China