Christo-Eci Borong Gelar
Senin, 16 Februari 2009 – 07:30 WIB

Christo-Eci Borong Gelar
JAKARTA - Jam terbang bukan jaminan sukses. Itulah yang terjadi di Cigna Terbuka 2009 yang berakhir kemarin (15/2). Christopher "Christo" Benjamin Rungkat dan Jessy "Eci" Rompies yang baru melepaskan status juniornya sukses merebut gelar ganda. Mereka menjadi yang terbaik di nomor tunggal dan ganda. Sementara itu, Eci yang juga menjadi unggulan teratas tunggal wanita menang mudah atas Grace Sari Ysidora (unggulan ketiga) dengan skor 6-4, 6-2. Sebelumnya, Eci yang berpasangan dengan Beatrice Gumulya menjadi juara ganda setelah di final Sabtu lalu (14/2) mengalahkan pasangan Bella Destriana/Cythia Melita (Jateng) 6-4, 6-4.
Christo yang menjadi unggulan teratas tunggal pria keluar sebagai kampiun setelah di final menang mudah atas I Ketut Gede Nesa Artha 6-2, 6-1 dalam tempo hanya 65 menit. Berikutnya, Christo melengkapi gelarnya di ganda bersama Nesa. Pasangan Christo/Nesa menjadi juara ganda setelah dalam laga pemungkas menghentikan perlawanan mantan pelatihnya di tim Davis Indonesia, Bonit Wiryawan/Andriyan Raturandang, 6-1, 7-6 (4).
Baca Juga:
Bagi Christo, sukses ganda tersebut merupakan kali kedua berturut-turut yang diperoleh dalam Turnamen Diakui Pelti (TDP). Sebelumnya, Christo dan Nesa meraih gelar serupa pada turnamen Garuda Tenis Masters 2008 di tempat yang sama pada 14 Desember lalu.
Baca Juga:
JAKARTA - Jam terbang bukan jaminan sukses. Itulah yang terjadi di Cigna Terbuka 2009 yang berakhir kemarin (15/2). Christopher "Christo"
BERITA TERKAIT
- Banjir Gol, Barcelona vs Atletico Madrid Remis
- Ini 3 Tim Liga 2 yang Promosi ke Liga 1 Musim Depan, Siapa Bakal Degradasi?
- Ahlan wa Sahlan Persijap Jepara di Liga 1 Musim Depan
- Peluang Salah Memenangkan Ballon d’Or Lebih Besar jika Liverpool Juara
- Timnas Indonesia Bernuansa Barcelona setelah Kedatangan Jordi Cruyff
- Pordasi dan Pemda Bali Kolaborasi Percepat Zona Bebas Penyakit Kuda