Citayam Fashion Week
Oleh: Dhimam Abror Djuraid
Rabu, 13 Juli 2022 – 20:14 WIB

Terowongan Kendal. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN
Konsepsi mengenai eksistensi manusia itu sekarang sudah berubah.
Manusia eksis bukan karena dia berpikir, tetapi karena dia ‘’klik’’ di media sosial.
Dunia modern menerapkan standarnya sendiri, dan kemudian memaksakan seluruh dunia untuk mengikutinya.
Prinsip universalitas menjadi norma yang harus diikuti di seluruh dunia.
Standar kecantikan pun ditentukan oleh Eropa.
Untuk disebut cantik seseorang harus berbodi ‘’kutilang darat’’ kurus tinggi langsing dada rata, mirip tiang listrik.
Kulit harus putih dan rambut harus pirang plus mata biru.
Maka perempuan seluruh dunia rela diet habis-habisan, tidak makan nasi dan menghindari karbo supaya berat badan terjaga di bawah 50 kilogram.
Fenomena Citayam Fashion Week tengah menghebohkan jagat maya. Ada juga yang menyebutnya sebagai Citayam Wave atau Citayam Fashion Show.
BERITA TERKAIT
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- 30 Desainer dan 24 UMKM Ramaikan Ramadan Rhapsody 2025
- Damkar DKI Tangani 6.800 Kasus Lainnya di 2024, 4 Kali Lipat Melebihi Kebakaran
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies