Ckckck… Kena Razia Satpol PP: “Kami Pakai Baju Dulu, Bang”

“Ketika diminta buku nikah, mereka tidak bisa menunjukannya,” ungkap Kabid Penegakan Perda Satpol PP, Said Faizal.
Tetapi, ketika keduanya sudah di dalam mobil Pol PP, seorang lelaki berusia sekitar 40 tahun mendatangi petugas. Lalu ia marah-marah, meminta agar kedua pasang pria-wanita itu dibebaskan.
“Ini kan bukan ramai, tolong dilepaskan,” pintanya.
Namun petugas tak peduli. Keduanya tetap diamankan.
Tim melanjutkan perjalanan ke Rumpun Bambu, dahulu dikenal sebagai lokalisasi esek-esek sebelum berdirinya Payo Sigadung. Di sana, tim mengamankan enam wanita tanpa identitas.
Sesampai di Rumpun Bambu, petugas memeriksa salah satu rumah papan. Di dalam rumah itu ditemukan dua wanita tanpa identitas. Ketika dimintai kartu identitas, mereka malah mengaku punya kartu kepada petugas. Sampai ngotot-ngotot.
Malah, salah seorang wanita, terlihat sedang menghubungi seseorang lewat ponselnya. Tetapi, petugas kembali tak bergeming. Karena keduanya tak mampu menunjukkan kartu identitas, akhirnya kedua wanita itu digiring ke mobil Pol PP.
Di sana, Satpol PP hanya berhasil mengamankan enam orang yang tak memiliki kartu identitas. Razia itu sengaja dilaksanakan untuk menekan tindak asusila di Kota Jambi.
Eks lokalisasi Payo Sigadung dan Rumpun Bambu Broni dirazia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kota Jambi, kemarin (27/4).
- 28 Motor Pelaku Balap Liar di Pekanbaru Diarak ke Kantor Polisi
- Gelombang Kedua Pulang Basamo Diberangkatkan, 7.500 Pemudik Gratis Menuju Sumbar
- Marak Tawuran di Padang, Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Baru Sumbar
- Razia di Warung, Polisi Amankan Puluhan Minuman Keras
- Razia di Kamar WBP Lapas Tanjung Raja, Petugas Gabungan Temukan Sejumlah Benda Terlarang
- Balap Liar Kian Meresahkan, Polda Kepri Bertindak