Coba Kabur, Doooor! Tewas Tertembak

jpnn.com, SURABAYA - Anggota Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menembak mati Mukri Alfian alias Hermawan, pelaku spesialis curanmor.
Pelaku 35 tahun asal Sampang Madura itu ditembak setelah kabur saat dikeler ke rumahnya.
Diduga, Mukri merupakan salah satu komplotan pelaku curanmor yang sudah beraksi di 42 TKP di Surabaya.
Tertangkapnya Mukri ini berawal dari penyekatan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya di Jembatan Tol Suramadu.
Pelaku dihentikan paksa saat mengendarai motor Beat putih yang mencurigakan.
Setelah dicek, plat M dan STNK memang cocok. Namun setelah dicek nomor rangka dan nomor mesin, ternyata motor tersebut memiliki plat L.
"Dari sana kami melakukan interogasi kepada pelaku. Namun dia terus mengaku tidak tahu menahu tentang motor yang dibawanya. Padahal kami sudah mengetahui alamat korban sesuai dengan nopol asli motor tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Ardian Satrio Utomo, didampingi KBO Reskrim, Iptu Roni Faslah, di kamar jenazah RSUD Dr Soetomo.
Lantaran tidak mengaku, polisi akhirnya mengeler pelaku ke rumah korban.
Anggota Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menembak mati Mukri Alfian alias Hermawan, pelaku spesialis curanmor.
- Pencuri Motor di Masjid Taeng Gowa Ditangkap Sebelum Jual Hasil Curian
- Kurir di Palembang Jadi Korban Curanmor, 138 Paket Ikut Raib
- Menganggur & Banyak Utang, Eks Karyawan Bank di Palembang Pilih Mencuri Mobil
- Pelaku Curanmor Beraksi di Parkiran Rumah Sakit, Begini Modusnya
- Residivis Sekaligus Spesialis Curanmor di Musi Rawas Ditangkap
- Residivis Kembali Berulah Curi Motor Warga, Dibekuk Polisi, Rekannya Masuk DPO