Coba Selundupkan Sabu-sabu di Bungkus Kacang Kulit

Akhirnya, petugas pun mempersilakan masuk ke porter sekaligus barang bawaannya.
"Petugas kami memeriksa dan meneliti barang satu per satu di hadapan kedua tamu," ucap Kepala Lapas Kelas I Surabaya Pargiyono.
Buah durian itu pun dibuka. Kemudian, bungkus biskuit dan gula pasir. Pada barang-barang tersebut tak ditemukan benda mencurigakan.
Tapi, saat membuka bungkus kacang kulit, para petugas terkejut. Dalam bungkus kacang itu, ada satu plastik klip bening berisi kristal putih. Petugas menduga kristal tersebut adalah narkoba jenis sabu-sabu (SS).
Ternyata dugaan itu tidak meleset. Berat barang haram itu sekitar 10 gram. Petugas jaga pun melaporkan kepada kepala kesatuan pengamanan lapas dan Pargiyono.
Pimpinan tertinggi di Lapas Porong itu pun langsung menuju lapas. Mereka melakukan pemeriksaan awal terhadap Deni dan Ade. Termasuk Erianto yang disebut sebagai pemesan barang.
"Saat itu juga kami melaporkan ke pihak Polsek Porong," ucap Pargiyono.
Deni dan Ade pun langsung digelandang petugas ke mapolsek. Termasuk semua barang buktinya.
Dua pemuda mencoba menyelundupkan sabu-sabu pesanan seorang narapidana di lapas.
- Pengadilan Tinggi Medan Perkuat Hukuman Seumur Hidup Untuk Kurir Sabu-Sabu
- Kedapatan Bawa 22 Paket Sabu-Sabu, Dua Pria Ditangkap
- Bawa 15 Paket Sabu-Sabu, Pria di Ogan Ilir Diringkus Polisi
- Kedapatan Simpan 1,7 Kg Sabu-Sabu, 2 Lelaki Ini Berakhir di Kantor Polisi
- 2 Kurir Sabu-Sabu di Medan Divonis 19 Tahun Penjara & Denda Rp 1 Miliar
- Kurir 28 Kg Sabu-Sabu & 14.431 Butir Ekstasi Divonis Hukuman Mati