Coca-Cola Bantah Produknya Sebabkan Obesitas

Perusahaan minuman ringan Coca-Cola Amatil mengatakan kepada ABC bahwa mereka lebih suka warga Australia minum satu kaleng produk mereka seminggu.
Pernyataan itu muncul setelah seorang akademisi di Amerika Serikat menyerukan adanya tindakan untuk mengurangi tingkat obesitas dengan mengurangi konsumsi minuman ringan.
Cabang Coca-Cola di Australia mengatakan produk minuman mereka yang banyak berisi gula, seperti misalnya satu kaleng Coke 375 ml, tidaklah berbahaya.
"BIla anda minum satu kaleng seminggu, saya rasa itu tidaklah menggangu kesehatan." kata Alison Watkins, direktur pelaksana Coca-Cola Amatil.
Ketika ditanya apakah Coke akan mendapat keuntungan bila setiap orang hanya minum satu kaleng seminggu, Watkins menjawab "kami lebih suka banyak orang meminum sedikit, daripada sedikit orang meminum banyak produk kami."
Coca-Cola Amatil memberikan reaksi atas kritik yang disampaikan oleh Professor Marion Nestle dari New York University.
Professor Nestle sedang mengambil cuti dan sekarang mengajar di Universitas Sydney dan hari Selasa memberikan kuliah.
Dia mengatakan perusahaan minuman ringan di seluruh dunia sengaja mengaburkan berbagai fakta mengenai produk mereka, untuk terus mengeruk keuntungan.
Perusahaan minuman ringan Coca-Cola Amatil mengatakan kepada ABC bahwa mereka lebih suka warga Australia minum satu kaleng produk mereka seminggu.Pernyataan
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana