Coca-Cola Bantah Produknya Sebabkan Obesitas

"Ada begitu banyak bukti sekarang ini yang menunjukkan bahwa minum gula dalam bentuk cairan tidak bagus buat kesehatan." katanya.
Angka resmi menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen warga Australia saat ini memiliki kelebihan berat badan.
Lebih dari 25 persen sudah masuk dalam kategori obesitas.
Professor Nestle mengatakan industri minuman ringan berusaha sekuat mungkin untuk membantah nasehat kesehatan untuk tidak mengkonsumsi produk mereka.
Penelitiannya menunjukkan bahwa perusahaan minuman ringan membiayai penelitian untuk membantah bahwa minuman ringan yang banyak kadar gulanya menyebabkan kenaikan berat badan berlebihan.
Namun Watkins dari Coca-Cola Amatil mengatakan lobi seperti itu tidak terjadi di Australia.
"Kami tidak membiayai penelitian seperti itu." katanya.
Watkins mengatakan Coca-Cola Amatil hanya membantu mereka yang ingin meminum produk mereka dan sebagian lagi yang 'kecanduan'.
Perusahaan minuman ringan Coca-Cola Amatil mengatakan kepada ABC bahwa mereka lebih suka warga Australia minum satu kaleng produk mereka seminggu.Pernyataan
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana