Coles, Salah Satu Jaringan Supermarket di Australia Digugat Oleh Ribuan Mantan Pegawainya

Salah satu jaringan supermarket terbesar di Australia Coles menghadapi gugatan class action dari sekitar 2.200 karyawan yang merasa mendapat bayaran kurang tetapi bekerja terlalu banyak.
Ketika beban pekerjaan sedang tinggi-tingginya, bekas manajer Coles, Erika Macdonald, mengatakan dia kadang hanya tidur satu atau dua jam semalam.
"Bila saya terbangun di tengah malam, saya langsung beRp ikir 'masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan," katanya.
"Saya kadang masuk kerja jam 1 pagi dan mulai bekerja."
Erika bergabung dengan Coles sebagai kontraktor di Perth (Australia Barat) di tahun 2016 dan tiga tahun kemudian menjadi manajer regional yang membawahi 120 petugas pembersih dan staf yang mengumpulkan troli di 11 supermarket.
Dia mengatakan kadang harus bekerja selama 80 jam seminggu untuk memenuhi target yang ditetapkan atasannya.
"Tidak jarang, di masa-masa menjelang Natal saya menerima 120 panggilan telepon dalam sehari."
Dia mengatakan karena kurang tidur, dia pernah beberapa kali tertidur ketika menyetir saat mengunjungi berbagai supermarket yang di bawah pengawasannya.
Salah satu jaringan supermarket terbesar di Australia Coles menghadapi gugatan class action dari sekitar 2.200 karyawan yang merasa mendapat bayaran kurang tetapi bekerja terlalu banyak.
- Dunia Hari Ini: Bus Terjun ke Jurang di Bolivia, 30 Orang Tewas
- Omon-Omon Pemangkasan Anggaran: Efisiensi yang Kontradiktif?
- Timnas Basket Indonesia Coba Manfaatkan Kecepatan saat Jumpa Australia
- Dunia Hari Ini: Pesawat Delta Air Terbalik, Tak Ada Korban Jiwa
- PNM Kembali Tebar Reward, Kali Ini Kirim Karyawan ke Hongkong
- Dunia Hari Ini: Setidaknya Sembilan Tewas karena Banjir di Amerika Serikat