COVID-19 Halangi Jemaah ke Tanah Suci, Kok yang Mencuat Malah Isu Dana Haji?

Pasangan Sjachrani dan Nasyantoro juga merasa kecewa.
"Tapi kita tak mau menyalahkan siapa pun ... hanya saja kita sudah lama menunggu dan lagi-lagi tak bisa terwujud tahun ini," kata Sjachrani.
"Kita bisa mengerti apa yang terjadi dan kita tidak mau mengambil risiko di tengah pandemi ini," ujarnya.
Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan pengumuman resmi soal haji tahun ini, seperti yang dilaporkan Saudi Press Agency.
Tetapi pengumuman akan dikeluarkan beberapa hari ke depan, setelah "kerajaan menyelesaikan pertimbangannya soal tantangan di tengah pandemi COVID-19", kata Menteri Media Saudi, Dr Majid Al-Qasabi.
Wukuf, atau inti dari ibadah haji, diperkirakan akan berlangsung pada 23 Juli, tergantung pada saat hilal atau bulan terlihat yang menandai awal bulan suci Dzulhijjah.
Tahun lalu hanya sekitar seribu jemaah, kebanyak warga Arab Saudi sendiri, yang menjalankan ibadah haji, karena Pemerintah Arab Saudi membatasi pergerakan dan aktivitas.
Biasanya, sebelum pandemi, ibadah haji diikuti oleh lebih dari dua juta orang dari seluruh dunia.
Inilah kisah mereka yang sudah lama menunggu dan menabung untuk pergi haji tetapi kini gagal berangkat
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi