COVID-19 Mengganas, Pemerintah Diingatkan Terkait Kebijakan yang Diambil Daerah
Dia mencontohkan penyekatan di Suramadu yang menyebabkan antrean panjang. Menurutnya hal itu menunjukkan ketidaksiapan dan tidak sinkronnya koordinasi penanganan Covid-19.
Awiek menyebut akibat yang ditimbulkan malah membahayakan serta mempengaruhi daya tahan jembatan, karena terlalu lama menahan beban statis.
"Larangan kegiatan yang sifatnya berkerumun harus benar-benar dihentikan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," katanya.
Awiek juga menyarankan sebaiknya diterapkan kembali kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk semua perkantoran, karena penyebaran COVID-19 klaster perkantoran semakin bertambah.
Langkah itu menurutnya penting, khususnya di instansi pemerintahan.
WFH penting diberlakukan secara ketat selama 14 hari ke depan karena mobilisasi masyarakat di lapangan turut berpengaruh besar terhadap penyebaran COVID-19.(Antara/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
COVID-19 kembali mengganas, PPP mengingatkan pemerintah pusat, terkait kebijakan yang diambil sejumlah pemda.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV