Cucu Tewas di Arab Saudi, Nenek Stres
Sabtu, 24 Desember 2011 – 00:49 WIB
Dikatakannya, saat ini menurut informasi yang diterimanya, Nolis sudah dimakamkan di Saudi Arabia. Karena menurut keluarga, jika almarhumah dibawa ke Indonesia akan menambah kesedihan yang lebih parah terutama nenek korban yang sudah membesarkannya. “Bahkan sekarang nenek Nolis stres,” katanya.
Saat ini pihak keluarga berharap, pemerintah khususnya dinas terkait yang menangani TKI segera memberikan seluruh biaya asuransi yang dijanjikan. Menurutnya, hal tersebut akan sangat membantu mengurangi beban biaya hidup keluarga. “Sehari-hari pekerjaan saya cuma cari ikan di danau. Kalau dapat berarti bisa saya jual tapi kalu engga dapet ikan saya tak makan,” ungkap Salim.
Selain itu Salim berharap, pemerintah menindak tegas oknum perusahaan yang memberangkatkan TKI yang tidak bertanggung jawab. “Ketika terjadi hal seperti ini mereka terkesan tidak mau tanggung jawab, untuk memberikan hak gaji dan asuransi Nolis yang belum dibayarkan. Kami dipersulit oleh mereka,” tandasnya.
Salim dan istrinya Entin mengaku, sudah merelakan kepergian Nolis. Keduanya hanya berharap gaji dan asuransi anaknya untuk segera dibayar. “Itu akan sangat membantu beban hidup saya dan keluarga,” pungkasnya.(enu)
TEGALWARU - Nolis (26) warga Kampung Galumpit RT 03/04 Desa Galumpit, dikabarkan meninggal di Arab Saudi setelah tiga tahun bekerja. Menurut
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Disapu Banjir Bandang, 10 Rumah di Tapsel Sumut Hanyut
- Heboh Anggaran Belanja Gamis & Jilbab Senilai Rp 1 M Lebih di Kabupaten Banggai
- Kunker ke Riau, Menteri Hanif Faisol Tutup TPA Liar di Kampar
- 209 Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Kadupandak Dievakuasi
- Ombudsman Minta Polda Sumbar Ungkap Motif Kasus Polisi Tembak Polisi Secara Transparan
- Lulus SKD, 163 Pelamar CPNS Batam Lanjut ke Tahap SKB