Curhat Pejabat Australia soal Kesulitan Melawan Pandemi

Profesor Sutton mengatakan saat ia harus bekerja hingga larut malam, "ada semacam kesedihan karena saya bersama keluarga, tapi secara psikologis tidak sedang bersama mereka".
Profesor Sutton mengaku pernah berkonsultasi dengan seorang psikolog untuk menjaga kondisi mentalnya.
"Bagian dari solusinya adalah dengan menyadari jika kita tidak sedang dalam kondisi terbaik, bahwa ini jadi beban yang tak bisa dihindari."
"Cinta dan dukungan dari keluarga, tidak ada yang bisa menggantikannya. Begitu pula dari rekan-rekan."
'Ancaman dibunuh' dan media menunggu depan pintu
Hari ini menandai satu tahun sejak keadaan darurat yang "belum pernah terjadi sebelumnya" diumumkan di negara bagian Victoria.
Status darurat ini memberi kuasa penuh bagi Kepala Otoritas Kesehatan untuk memberlakukan pembatasan dan mengeluarkan kebijakan soal kesehatan masyarakat.
Sebulan sebelum status tersebut diberlakukan di Victoria, Dr Jeannete Young dan Pemerintah Queensland mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat di Queensland pada 29 Januari.
Dalam sebuah wawancara podcast dengan rekannya Jeannette Young, Brett Sutton berbicara terbuka tentang kesulitan yang dihadapi ketika menangani gelombang kedua virus corona di Victoria
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi