Curi Rp 270 Juta dari Lansia Seabad, Pengasuh Ini Dipenjarakan 1,5 Tahun

Seorang pengasuh lansia dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara setelah mencuri uang hampir senilai 27.000 dolar (atau setara Rp 270 juta) dari seorang perempuan Perth tuna netra berusia 103 tahun di Perth.
Michelle Bronwyn Kotukutuk Stirling dipekerjakan oleh perusahaan penyedia perawatan profesional untuk menjaga perempuan lansia- yang mengalami tuna netra dan tuli sebagian -di rumah sang lansia di Mount Lawley.
Pengadilan Negeri di Perth mendengar bahwa sang korban telah menaruh kepercayaan kepada Michelle, 52 tahun, dan telah memberinya nomor PIN rekening bank sehingga ia bisa pergi belanja.
Tapi Michelle secara diam-diam sah mengakses rekening itu sebanyak 76 kali antara Desember 2012-Februari 2015.
Michelle Stirling mengakses secara gelap akun lansia yang diasuhnya sebanyak 76 kali dalam 27 bulan setelah diberi tahu nomor pin.
Secara total, ia mengambil uang sebesar 26.963 dolar (atau setara Rp 26,9 juta).
Hakim Pengadilan, Ronald Birmingham, menolak pengajuan pengacara Michelle untuk menunda pembacaan putusan atas kliennya.
"Tak ada yang bisa mengembalikan apa yang telah Anda lakukan. Anda berada di sana sebagai orang kepercayaan, Anda menyalahgunakan kepercayaan itu," kata Hakim Ronald.
Seorang pengasuh lansia dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara setelah mencuri uang hampir senilai 27.000 dolar (atau setara Rp 270 juta) dari seorang
- Ini Peran Polisi Australia dalam Menguak Kasus Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada
- Dunia Hari Ini: Melbourne Siap Menggelar Balapan Formula1 di Akhir Pekan
- Dunia Hari Ini: Puluhan Tewas Setelah Kereta di Pakistan Dibajak
- Dunia Hari Ini: Kecelakaan Bus di Afrika Selatan, 12 Orang Tewas
- Siklon Alfred 'Tak Separah yang dibayangkan', Warga Indonesia di Queensland Tetap Waspada
- Dunia Hari Ini: Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap di Bandara