Curigai Ada Korupsi di Proyek Jembatan Way Kiri
jpnn.com - JAKARTA – Pengamat masalah anggaran, Uchok Sky khadafi, menduga telah terjadi potensi kerugian negara dari pembangunan jembatan Way Kiri, Lampung sebesar Rp 1,8 miliar.
Dia menyebut panitia tender memenangkan perusahaan yang menawar jauh lebih tinggi, di banding perusahaan lain yang memberi penawaran lebih rendah.
Misalnya terkait pengadaan rangka baja jembatan Way Kiri ruas Jalan Penumbangan-Gunung Terang di Kabupaten Tulang Bawang Barat (TBB) yang dilaksanakan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung tahun 2013. Harga Perkiraan Sementara (HPS) mencapai Rp 8 miliar.
“Pemenang lelang Way Sabuk, dengan harga penawaran Rp 7,9 miliar. Harga ini terlalu tinggi dan mahal. Karena ada dari perusahaan yang menawar harga yang rendah dan murah dikalahkan. Misalnya PT Bakrie Metal Industries, Rp 6,2 miliar. Kemudian PT Bujung Pering (Rp 6,7 miliar), PT Pandu Mulia (Rp 7 miliar) dan PT Trontonio Jaya Abadi (Rp 7,3 miliar),” ujar Uchok kepada JPNN di Jakarta, Senin (20/10).
Menurut Uchok, dengan memenangkan perusahaan yang menawar harga paling mahal, ditemukan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,78 miliar.
Dugaan potensi kerugian negara lain dari tender pembangunan Jembatan Way Kiri, ruas Jalan Penubangan-Gunung Terang tahap IV. HPS untuk tender pengadaan yang dilakukan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung tersebut, mencapai Rp 2 miliar.
“Pemenangnya CV Alam Kari yang mengajukan penawaran Rp 1,9 miliar. Harga ini terlalu tinggi dan mahal. Karena ada perusahaan yang menawar lebih rendah namun dikalahkan. Perusahaan tersebut antara lain CV Unggul Jaya (Rp 1,8 miliar), CV Risky Brothers (Rp 1,8 miliar). Jadi dengan dipilihnya harga yang paling mahal, maka potensi kerugian negaranya sebesar Rp 101.728.000,” katanya.(gir/jpnn)
JAKARTA – Pengamat masalah anggaran, Uchok Sky khadafi, menduga telah terjadi potensi kerugian negara dari pembangunan jembatan Way Kiri, Lampung
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Bawa 42 Paket Ganja, Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Sentani Papua
- Dorong Kantor Ledeng jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, Pj Wali Kota Palembang Menyambangi UNESCO
- 9 Orang Berpesta Miras di Cianjur, 3 di Antaranya Tewas
- Gempa M 5,2 Terjadi di Pesisir Barat Lampung, Tidak Berpotensi Tsunami
- 3 Orang jadi Tersangka Bisnis Pupuk Subsidi Ilegal di Inhu
- Begini Langkah Pemkot Cari Pengelola Baru Bandung Zoo