Dahlan: Bu Endang Manfaatkan Sisa Hidupnya dengan Kerja Keras
Rabu, 02 Mei 2012 – 14:27 WIB

Suasana duka atas meninggalnya Menkes Endang Rahayu, Rabu (2/5). Foto: Arundono/JPNN
JAKARTA - Belum hilang duka atas meninggalnya almarhum Wamen ESDM, kini Menkes Endang Rahayu yang dipanggil sang Khalik. Sebagai rekan kerja dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, almarhumah memang sudah koma sejak Selasa (1/5) habis subuh.
"Saat koma, anak bu Endang yang di USA sudah tiba dan tadi malam ikut menunggu ibunya. Hari ini anaknya yang di Jenewa, Swiss baru akan tiba pukul 14.00 WIB. Sehingga keluarga mengira Bu Endang masih menunggu kedatangan anaknya itu. Ternyata beliau wafat dua jam sebelum jadwal kedatangan putranya itu," tutur Dahlan dalam keterangan persnya, Rabu (2/5).
Baca Juga:
Konglomerat media ini mengaku tadi malam menjenguk almarhumah sebagai sesama penderita kanker. "Saya kanker hati beliau kanker paru. Saya berobat dengan cara transplan dan berhasil. Beliau menggunakan berbagai upaya termasuk yang sudah paling modern," ujarnya.
Kanker paru almarhumah, lanjut Dahlan, berhasil diobati sampai bersih. Tapi karena kankernya sudah menyebar ke tulang, lebih sulit mengatasinya. Apalagi belakangan juga menyebar ke hati.
JAKARTA - Belum hilang duka atas meninggalnya almarhum Wamen ESDM, kini Menkes Endang Rahayu yang dipanggil sang Khalik. Sebagai rekan kerja dalam
BERITA TERKAIT
- Dukung Larangan SOTR di Jakarta Utara, Sahroni: 90 Persen Berakhir Tawuran
- ASN PPPK Silakan Cek Leger Gaji, Alhamdulillah Gratis
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar
- Hengky Pribadi Mangkir di Sidang Korupsi Retrofit PLTU Bukit Asam
- Marak Penggunaan Teknologi AI, PKB Ikut Arus untuk Hal Positif
- Tidak Semua Driver Ojol Ikut Ajakan Demo soal THR, Alasannya Manusiawi