Dahlan Iskan Menulis Tips Membangun Rumah Tahan Gempa, Ini Penting

Kemudian, ukuran baja tulangan yang menghubungkan satu tulang dengan tulang lainnya itu seharusnya 10 mm. "Biasanya juga dicuri menjadi 6 mm," ujarnya.
Meski peraturan, petunjuk, dan tutorial sudah sangat lengkap, Indonesia memang punya problem yang sama dengan Filipina, India, Pakistan, Meksiko, dan negara setara lainnya.
"Izin bangunan dan kontrol akan izin bangunan itu. Rasanya kita masih perlu menunggu satu generasi lagi untuk mulai melangkah ke sana," lanjut Dahlan.
Menurut Dahlan, siapa pun yang di SMA belajar fisika tentu tahu rumus ini: daya gempa adalah masa x percepatan. Percepatan di situ berarti cepatnya gelombang getaran.
Maka kian berat beban sebuah rumah, kian besar daya yang diterima. Bata merah adalah bahan bangunan yang amat berat.
"Karena itu disiplin dalam mengatur jarak slop dan tulangan tidak bisa ditawar," tulisan Dahlan.
Di sisi lain, berkembangnya industri bata ringan belakangan ini bisa mengurangi risiko itu.
"Saya sama sekali tidak tahu bahwa bata merah tidak ideal untuk bangunan di wilayah gempa. Rasanya orang Cianjur juga tidak tahu," lanjutnya.
Kolumnis kondang Dahlan Iskan menulis tips membangun rumah tahan gempa ala Prof Priyo Suprobo, terutama yang pakai bata merah. Ini penting diperhatikan!
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Pagar Danau
- Rest Area Penuh saat Arus Mudik Lebaran, Begini Cara Mengatasinya
- Pembakar Mobil di Cianjur Terekam CCTV, Ini Kata Polisi