Daisy Fajarina Mencari Kejelasan Nasib Manohara Odelia Pinot
Kehidupan Berubah setelah Suami Terjerat Kasus Pajak
Selasa, 28 April 2009 – 06:34 WIB

Daisy Fajarina Mencari Kejelasan Nasib Manohara Odelia Pinot
''Saya hanya ingin berjumpa Manohara. Saya ingin mengetahui bagaimana sebenarnya kondisi dia,'' ujarnya sambil menahan tangis saat ditemui di luar studio. Beberapa kru televisi itu sampai harus meminta maaf dan memeluk wanita yang fasih berbahasa Prancis dan Inggris itu. Mereka sampai harus mengantarkannya menuju tempat parkir.
''Saya berjanji, adegan yang tadi menyinggung perasaan Ibu akan saya hapus semua. Saya janji Bu, saya janji,'' ujar salah seorang kru berambut sebahu itu sambil memeluk Daisy. Wanita itu tak henti-hentinya menangis.
Wanita berkulit bersih itu memang langganan muncul di layar kaca. Sejak Manohara diambil paksa di Arab Saudi, saat menunaikan ibadah umrah bersama Tengku Muhammad Fakhry, menantunya yang putra ketiga Raja Kelantan, Malaysia, akhir Maret lalu, Daisy bergiliran tampil di berbagai stasiun televisi. ''Ibu pulangnya selalu larut malam,'' ujar Ninik, sepupunya yang tinggal satu atap dengan Daisy.
Tak banyak yang tahu tentang sosok Daisy. Putri kedua dari tujuh bersaudara itu pun tak terlalu banyak berkomentar tiap kali ditanya mengenai latar belakang hidupnya. Warga sekitar rumahnya pun banyak yang menggeleng ketika ditanya tentang Daisy. ''Dia baru pindah di sini, Mas. Saya nggak tahu banyak,'' ujar Nita, salah seorang tetangganya.
Sejak kasus model Manohara Odelia Pinot ramai diekspos media, nama Daisy Fajarina, sang ibu, ikut tenar. Wajahnya nyaris tak pernah berhenti muncul
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara