Dalam Satu Bulan, Enam Warga Buleleng Meninggal karena HIV/AIDS

Apabila ada kecenderungan batuk kronis yang tak diketahui penyebabnya, petugas kesehatan didorong melakukan screening total. Sementara untuk ibu hamil, Sutjidra menyebut kasus penularan dari ibu hamil ke anaknya sudah menurun.
“Karena ibu hamil wajib screening cek darah. Karena itu prosedur untuk mengecek ap[akah dia kurang darah atau tidak, termasuk kami cek reaktif atau tidak (dengan HIV),” tegasnya.
BACA JUGA: Kini Bermunculan Ibu Hamil Idap HIV/AIDS
Sebagai langkah pencegahan, ia mendorong ODHA memperkuat daya tahan tubuh mereka. Salah satunya dengan mengonsumsi susu secara rutin.
Selain itu mereka juga didorong mengonsumsi ARV secara rutin. “Kalau daya tahan tubuh kuat, ada infeksi, itu sulit masuk.
Tapi kalau di dalam sudah infeksi, daya tahan tubuh lemah, akhirnya virus itu akan merongrong dan jadi komplikasi,” tukas Sutjidra.(rb/eps/mus/JPR)
Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra mengaku terkejut dengan data tersebut karena belum mendapat laporan dari Dinas Kesehatan terkait perkembangan kasus HIV/AIDS.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Pengangkatan Honorer jadi PPPK 2024, Angin Segar bagi Sopir, Semoga Dikabulkan
- Wakil Ketua TKN Prabowo - Gibran: Buleleng Punya Segudang Potensi yang Bisa Dikembangkan
- Demi Mengatasi Ketimpangan Utara-Selatan Bali, Warga Buleleng Dukung Gus Imin
- Menko PMK Apresiasi Sinergi Pemerintah-Swasta dalam Penanganan HIV/AIDS di Mimika
- Jumlah Infeksi AIDS di Jepang Sentuh Angka Terendah
- BPIP Ungkap Keistimewaan Desa Adat Bangkala di Bali, Daerah Lain Sebaiknya Mencontoh