Dampak Diperketatnya Aturan COVID-19 di Victoria Bagi Pelaku Bisnis Asal Indonesia

"Kami selalu menaati aturan Pemerintah, yaitu memastikan ada jarak 1,5 meter di antara orang-orang, tidak boleh bersalaman, dan sebagai agen harus membawa hand sanitiser dan desinfektan dalam bentuk spray," kata Nathan.
Menurut pengamatan Nathan, di masa pandemi virus corona, aktivitas di sektor properti di Australia menurun karena keraguan penjual dalam meletakkan aset mereka di pasar.
"Banyak orang tidak mau melakukan transaksi dan melihat pergerakan pasar dulu," katanya.
"Dalam situasi seperti ini, memang ada orang yang rugi ketika menjual, tapi tetap saja juga ada yang memborong. Dan walaupun aktivitas di pasar berkurang, ternyata tidak seburuk yang kami perkirakan."
Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di Australia hanya di ABC Indonesia
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Victoria kini mencatat 20 kasus baru virus corona dengan enam wilayah di pinggiran kota Melbourne dinyatakan sebagai hotspot penularan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi