Dana Asing Mulai Balik
Uang Datang Lebih Besar Dari Uang Hengkang
Jumat, 30 September 2011 – 02:20 WIB
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini uang yang hengkang akibat krisis di Amerika Serikat (AS) dan Eropa sebesar Rp 14 triliun beberapa waktu lalu segera kembali dalam jumlah lebih banyak. Tiga pilar penopang bursa saham di Indonesia dalam kondisi sesuai harapan.
Direktur Utama BEI Ito Warsito mengharapkan masyarakat investor jangan salah interpretasi. Indeks, menurutnya, akan tetap fluktuatif naik turun mengikuti bursa utama dunia. "Tetapi yang perlu dicermati adalah trennya," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/9).
Baca Juga:
Investor diminta mencermati tiga pilar penopang pasar modal terutama bursa saham yaitu pertumbuhan ekonomi yang stabil diiringi stabilitas sosial dan politik, kinerja emiten yang positif, dan pasar uang yang terjaga. "Pasar uang ini penjaganya Bank Indonesia (BI) dan dua pilar lainnya dijaga pemerintah. Sejauh ini ketiganya tidak ada masalah," terangnya.
Selama tiga pilar itu positif, kata Ito, investor tidak perlu khawatir karena ke depan pasti akan terus naik. "Tren itu kan ke depan, jangka panjangnya investasi terus menguntungkan. Kita masih sesuai prinsip, kalau turun seyogyanya tidak sedalam yang lain dan kalau naik harus melebihi yang lain," katanya.
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini uang yang hengkang akibat krisis di Amerika Serikat (AS) dan Eropa sebesar Rp 14 triliun beberapa waktu
BERITA TERKAIT
- SPSL Berhasil Memenuhi Sertifikasi Halal pada Layanan Logistik & Cold Storage
- Alhmadulillah, Utang-Utang UMKM di Sumsel yang Macet Akan Dihapus
- Awal Tahun Harga Cabai Rawit Merah Meroket jadi Rp 117 Ribu Per Kilogram
- Jembatani Kebutuhan Diaspora, Master Bagasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
- Harga Emas Antam Hari Ini 7 Januari 2025 Turun Tipis, Berikut Daftarnya
- Realisasi APBN untuk Subsidi BBM hingga Listrik 2024 Capai Rp 434,3 Triliun