Dana Desa jadi Rebutan Dua Kementerian, Jokowi Jangan Diam

jpnn.com - JAKARTA--Pemerintahan baru sudah membentuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Namun, masalah program-program desa hingga saat ini masih dikerjakan di bawah Kementerian Dalam Negeri.
Melihat adanya tumpang tindih tersebut, anggota DPR RI dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Malik Haramain meminta Presiden Joko Widodo bertindak konsisten untuk membagi tupoksi dua kementerian itu. Dalam hal ini dengan menerapkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Seperti diketahui, UU ini mengamanatkan adanya dana desa yang nantinya, jika keuangan negara sudah bagus, per desa bisa menerima sekitar Rp 1,4 miliar per tahun dari APBN.
"Menurut saya menjadi masalah ya, selama yang mengurusi desa itu adalah dua kementerian. Di UU pasal 112 itu disebut bahwa urusan desa itu Kemendagri. Tapi kan itu sebelum kementerian Desa dan PDT dibentuk. Ini kan kementerian baru. Di mana-mana yang namanya UU itu urusannya oleh kementerian terkait," ujar Malik di kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu, (4/1).
Ia mengatakan jika Kemendagri tetap mengurusi desa, maka percuma pemerintah membentuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Jika ini dibiarkan maka kata dia, tumpang tindih kebijakan dan administrasi antara dua kementerian itu akan semakin besar.
"Nanti pasti ada overlap deh. Satu sisi desa diurus oleh Kemendagri. Satu sisi desa diurus oleh Kementerian Desa. Pasti ada masalah," tegas Anggota Komisi II DPR RI tersebut. (flo/jpnn)
JAKARTA--Pemerintahan baru sudah membentuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Namun, masalah program-program
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Arus Balik Lebaran 2025, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Didominasi Truk dan Bus AKAP
- BPJS Kesehatan Jamin Layanan Kesehatan Komprehensif Bagi Ibu Hamil
- Hujan Deras, Jalan Soetta - Gedebage Bandung Banjir, Kendaraan Tak Bergerak
- ASDP Catat Trafik Arus Balik Lebaran 2025 Meningkat Tajam, Sebegini Jumlahnya
- 12 Orang Tewas dalam Bentrok Pilkada Puncak Jaya, KKB Terlibat
- Kaget Dengar Pernyataan Hasan Nasbi, Felix Siauw: Ini Gila, Pantas Dipecat