Dana Desa Tak Kunjung Cair, Para Kades Pusing

jpnn.com, KEDIRI - Kades se-Kabupaten Kediri, Jatim mulai puyeng. Anggaran dana desa (ADD) yang hampir sebagian digunakan untuk pembangunan infrastruktur di desa tak kunjung cair.
Padahal, masih banyak pekerjaan yang mesti diselesaikan. Terutama infrastruktur untuk menunjang pertanian.
Kabarnya, di Jawa Timur, baru beberapa kabupaten saja yang sudah ditransfer pusat.
Misalnya, Tulungaagung, Pacitan, Mojokerto, Madiun, dan Batu.
Hal tersebut membuat beberapa Kades di Kabupaten Kediri mempertanyakan lamanya anggaran itu ditransfer.
Salah satunya, Kades Tulungrejo Akhmad Wahyudiono. Menurut dia, hingga kemarin, desanya belum menerima dana desa untuk 2017.
"Belum ada yang akan ditransfer pada bulan ini," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Dia menyebutkan, ADD tersebut hanya digunakan untuk membayar gaji pegawai dan operasional administratif.
Kades se-Kabupaten Kediri, Jatim mulai puyeng. Anggaran dana desa (ADD) yang hampir sebagian digunakan untuk pembangunan infrastruktur di desa tak
- Prabowo Bentuk 70 Ribu Koperasi Desa, Anggarannya dari Sini
- Terdakwa Korupsi Dana Desa Dituntut 5,6 Tahun Penjara
- Kemendes PDT Punya Peran Besar Menopang Ketahanan Pangan
- Mendes Yandri: Laporkan Kades yang Diduga Menyelewengkan Dana Desa, Jangan Dilindungi
- Kemendes PDT akan Jalankan 12 Rencana Aksi, Salah Satunya Swasembada Pangan
- Mendes Yandri Sebut Dana Desa 2025 Difokuskan untuk Atasi Kemiskinan hingga Stunting