Danjen Kopassus Brigjen Iwan: Saya akan Berbuat Maksimal untuk Baret Merah

jpnn.com, JAKARTA - Tampuk kepemimpinan Komando Pasukan Khusus Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kopassus TNI AD) resmi dipegang oleh Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Iwan Setiawan.
Hal ini setelah Danjen Kopassus TNI AD sebelumnya, yakni Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Widi Prasetijono menyerahkan satuan Korps Baret Merah di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (8/4).
Brigjen TNI Iwan Setiawan resmi menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) setelah Danjen Kopassus sebelumnya Mayjen TNI Widi Prasetijono menyerahkan satuan Korps Baret Merah, di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat sore.
Tradisi penyerahan satuan tersebut dijalani Mayjen Widi setelah dirinya resmi memegang jabatan Pangdam IV/Diponegoro menggantikan Mayjen Rudianto yang selanjutnya menjabat Irjenad.
"Pagi tadi telah dilaksanakan sertijab Danjen Kopassus, sehingga amanah berikutnya, tongkat estafet kepemimpinan Komandan Jenderal Kopassus selanjutnya, akan dilanjutkan oleh Brigjen TNI Iwan Setiawan," kata Widi.
Jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa Brigjen Iwan merupakan sosok yang tepat menjabat Danjen Kopassus.
Sebab, dia menegaskan bahwa Brigjen Iwan memiliki pengalaman, termasuk di Kopassus.
Widi dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya dan penghargaan yang tinggi kepada segenap prajurit, PNS Kopassus atas kesetiaan dan loyalitas, dedikasi dan kinerjanya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya selama dirinya menjabat sebagai danjen, sehingga satuan Kopassus dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Danjen Kopassus TNI AD yang baru, Brigjen TNI Iwan Setiawan menegaskan akan berbuat maksimal untuk baret merah melebihi panggilan tugas.
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI