Dankor Brimob Menjeguk 2 Anggota Polri Korban Penembakan KKB
Kapolri Beri Kenaikan Pangkat

jpnn.com, TIMIKA - Komandan Korps Brimob Kepolisian Republik Indonesia Irjen Anang Revandoko menjenguk dua anggota Polri Ipda Anton Tonapa dan Bripka Muhammad Syaifuddin yang menjalani perawatan di RSUD Mimika, Papua.
Kedua anggota Korps Bhayangkara itu merupakan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Selasa (27/4).
Ipda Anton terluka pada bagian punggung, sedangkan Bripka Muhammad Syafuddin terluka pada bagian perut.
"Kondisi mereka berdua baik dan stabil, tinggal proses penyembuhan,” kata Anang.
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 itu bersyukur karena fisik kedua anggota Brimob itu sangat kuat.
“Kami bersyukur fisik mereka kuat dan sehat karena terlatih dengan baik," ungkap mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.
Dankor Brimob yang didampingi sejumlah perwira tinggi Polri menanyakan kondisi kedua anggota yang terluka itu. Dia berharap keduanya segera pulih secepatnya.
Selain itu, Anang juga menanyakan kondisi kedua anggota Polri itu kepada Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu bersama tim kesehatan rumah sakit tersebut.
Irjen Anang Revandoko menyatakan tiga anggota Polri yang menjadi korban penembakan oleh KKB, termasuk Bharatu Anumerta I Komang Wira Natha yang gugur saat kontak tembak, itu akan dinaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas jasa dan pengabdian mereka
- 12 Orang Tewas dalam Bentrok Pilkada Puncak Jaya, KKB Terlibat
- Mau Mandi di Sungai, Warga Temukan Meriam
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB
- Kasus Oknum TNI Tembak 3 Polisi Bukan Masalah Antarinstitusi, Seorang Brimob Tersangka
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo