Danone-Aqua Ajak Masyarakat Perangi Sampah Plastik

Dia menambahkan, pendiri Aqua Tirto Utomo telah membuat program AQUA Peduli sejak 1993.
“Perusahaan membeli kembali botol bekas dari konsumen untuk didaur ulang,” imbuh Karyanto.
Karyanto menyatakan, Danone Aqua berkomitmen bergabung dalam misi Indonesia mengurangi sampah di lautan pada tahun 2025 lewat komitmen #BijakBerplastik yang di dalamnya terdapat tiga pilar yaitu pengumpulan sampah plastik, edukasi serta inovasi.
Dalam mewujudkan komitmen #Bijakberplastik, Danone-Aqua melakukan beragam kontribusi nyata seperti dengan menginisiasi enam recycling business unit (RBU).
Perusahaan juga berkolaborasi dengan beragam mitra melalui berbagai inisiatif dan program yang dilakukan seperti mengembangkan Bank Sampah Induk.
“Kami juga berkolaborasi dengan H&M Indonesia untuk mengembangkan Program #Bottlefashion, mengubah sampah botol plastik dari Kepulauan Seribu menjadi produk fashion,” kata Kayanto.
Selain itu, Danone-Aqua juga berkolaborasi dengan komunitas-komunitas yang telah terbukti melakukan aksi nyata dalam mengatasi permasalahan sampah plastik.
Salah satu komunitas yang terlibat dalam gerakan #BijakBerplastik ialah Divers Clean Action (DCA).
Danone-Aqua terus mengajak masyarakat dan para pemangku kebijakan mengurangi sampah plastik di laut sebesar 70 persen pada 2025.
- Menteri LH Akan Gugat Produsen Penyumbang Sampah Plastik
- AQUA Dukung Peta Jalan Pengurangan Sampah Plastik dengan Cara Ini
- Sungai Watch Ungkap Daftar Merek Penyumbang Sampah Plastik Terbesar
- Sampoerna dan Waste4Change Berhasil Daur Ulang 3 Ton Sampah
- Dukung Visi Pramono-Doel, WargaKota Bahas Inovasi Pengolahan Sampah Plastik
- Tim Smansasiers Universitas Indonesia Menjuarai Kompetisi CALIBER 2024