Dapatkah Rokok Elektrik Kurangi Risiko Penyakit Jantung untuk Perokok?
“Selain harus mengubah gaya hidup sehat, dan tentunya hilangkan kebiasaan merokok, perokok harus tahu kapan mereka harus berhenti. Para perokok ini sebaiknya berhenti secepatnya, karena berdasarkan riset yang saya baca itu akan mengurangi bahaya tembakau hingga 90%,” ujar dr. Renan.
Sebelumnya, Public Health of England telah mengumumkan temuannya bahwa rokok elektrik 95% lebih rendah risiko dibandingkan dengan rokok konvensional karena tidak adanya proses pembakaran yang menghasilkan karbon monoksida.
Hasil penelitian dari American College of Cardiology ini pun diharapkan tidak hanya dapat memberikan pandangan baru dalam mengatasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan fungsi vaskular, namun juga terhadap rokok elektrik terutama bagi para perokok dewasa yang membutuhkan alternatif untuk berhenti merokok. (dil/jpnn)
Studi terbaru menunjukkan bahwa perokok yang beralih ke rokok elektrik mengalami peningkatan fungsi vaskular dalam waktu satu bulan
Redaktur & Reporter : Adil
- FUEL Luncurkan Inovasi Terbaru, Liquid dengan Varian 'Ice Cream Series'
- Demi Anak-Anak, Inggris Bakal Larang Vape Sekali Pakai Tahun Depan
- 10 Tahun Berkecimpung di Industri, JVS Group Raih Rekor MURI
- Blondies Mewujudkan Mimpi Wanita di DJ Hunt 2024
- Bentoel Group Bagikan Capaian ESG & Kenalkan Produk dengan Potensi Risiko Lebih Rendah
- Aransemen Ulang Lagu Topeng, Vuse Kolaborasi dengan Ariel Noah dan Ramengvrl