Dapatkan Robot Menjadi Kreatif?

Jon McCormack adalah seorang seniman dan profesor ilmu komputer di Monash University yang karyanya menggabungkan algoritma.
Seri lukisannya diberi judul Fifty Sisters (2012) menampilkan lukisan tanaman yang terlihat futuristik yang "dikembangkan dengan algoritma" dari kode komputer.
Dalam karya lain, berjudul Eden, ia menciptakan sebuah instalasi yang menampilkan "makhluk maya" yang gerakannya dipengaruhi oleh pengunjung galeri yang masuk ke galeri.
Jon mengatakan bisa dimengerti ketika ada kekhawatiran soal AI.
"Secara alami kita takut saat ada orang yang mengambil sesuatu dari kita, terutama sesuatu yang berharga seperti kreativitas dan seni, dimana sama dengan sifat mendasar manusia, sebagai hal yang membedakan kita dengan mahluk lainnya di dunia, "katanya.
Bagaimanapun, seperti yang diungkapkan Profesor Toby Walsh, seorang pakari AI: "Kita memiliki otak yang paling kreatif."

Foto: Koleksi Jon McCormack
"Salah satu pekerjaan tertua di planet ini, menjadi tukang kayu atau seniman, kita akan lebih menghargai [di masa depan], karena kita ingin melihat barang-barang yang diukir atau disentuh oleh tangan manusia, bukan mesin."
Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin menjadi hal biasa, mulai dari smartphone, Amazon, hingga mobil tanpa sopir yang akan segera ditemui di sejumlah jalanan di dunia, termasuk di Australia.
- Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik yang Reformis, Meninggal Dunia pada Usia 88 tahun
- Dunia Hari Ini: PM Australia Sebut Rencana Militer Rusia di Indonesia sebagai 'Propaganda'
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia