Dari Makkah Sampai Bandung, Umat Islam Sambut Ramadan di Tengah Pandemi

Kerugian ekonomi di tengah Ramadan

Menjelang Maghrib, umat Muslim di banyak negara biasanya memadati jalanan untuk membeli makanan.
Namum Menteri Agama RI, Fachrul Razi telah mengimbau warga Indonesia untuk menggelar aktivitas Ramadan di rumah masing-masing, sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang diterapkan sejumlah pemerintah daerah.
Rika Shears, yang keluarganya memiliki restoran di kawasan Punclut, Jawa Barat, mengatakan peraturan pembatasan jarak dan kegiatan warga akan berdampak pada bisnis keluarganya.
Restoran milik keluarganya, Mumunggang Ibu Mimih, sudah berjalan 40 tahun.

"Sejak pertengahan Maret, restoran keluarga saya sudah sepi. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya karena restoran ini berlokasi di tempat yang populer" katanya.
"Prediksi saya, kami akan kehilangan 50 persen pendapatan, terutama di bulan Ramadan. Kondisinya sepi dan berbeda sejak aturan diam di rumah."
Pandemi virus corona akan mengubah perayaan bulan Ramadan bagi 1,8 miliar umat Islam di seluruh dunia
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Salat Id di Wilayah Polres Priok Berjalan Khidmat Berkat Sinergi Masyarakat dan Aparat
- Ketua MUI Ajak Umat Islam Tetap Memiliki Integritas Seusai Ramadan