Dari Rp 1,2 T, Sebanyak Rp 928 M untuk Bayar Pegawai

Hal tersebut kata Radjab dikarenakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2017 masih mengacu pada DAU tahun 2016, tidak mengalami peningkatan serta Dana Alokasi Khusus (DAK) hanya khusus non fisik yakni untuk pembayaran tunjangan profesi dan tambahan penghasilan guru.
Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah pada tahun 2016 sebesar Rp 241,9 miliar lebih mengalami penurunan sebesar Rp 3,6 miliar lebih, sehingga pada tahun 2017 menjadi sebesar Rp 238,3 miliar lebih.
Sementara itu untuk kebijakan pembiayaan pada APBD 2017 tidak mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 2,6 miliar.
“Berkenaan dengan hal tersebut agar alokasi anggaran pada program dan kegiatan SKPD lebih realistis, terukur serta akuntabel sehingga perlu disusun kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah sebagai pedoman dalam penyusunan APBD tahun 2017,”jelas Radjab.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Parimo, Santo tersebut hanya dihadiri oleh beberapa pimpinan SKPD.
Rapat paripurna akan digelar kembali pada Rabu (23/11) hari ini, dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap KUA dan PPAS APBD tahun 2017.(aji/sam/jpnn)
PARIMO – Pengalokasian anggaran belanja daerah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulteng, pada APBD 2017, cukup mengejutan. Bayangkan,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Oknum Guru PPPK di Lombok Timur Dipecat, Ini Sebabnya
- 4 Debt Collector Penganiaya Wanita di Halaman Polsek Bukit Raya Ditangkap, 7 Lainnya Buron
- Besok, 621 CASN Kota Mataram Terima SK, Gaji Aman
- Gereja Katedral Bandung Gelar Misa Khusus Wafatnya Paus Fransiskus
- Pembangunan Jateng 2026 Diarahkan untuk Penopang Swasembada Pangan
- 1 Rumah Rusak Berat Tertimpa Longsor di Cianjur