Dari Tanah Pondok Pesantren Jungkat Kalbar Keluar Semburan Lumpur Panas

“Saya tanya tim yang mengebor katanya bagus bahkan airnya bisa diminum,” kata dia.
Terkait adanya ledakan dan lumpur panas yang keluar dari dalam tanah itu, dia mengatakan pemerintah setempat telah melakukan pengecekan sampel tanah.
“Sampelnya masih dibawa ke laboratorium dan ditunggu sampai dua minggu. Jika positif (mengandung gas) maka pondok pesantren akan dipindahkan,” ujar dia lagi.
Menurutnya, pondok pesantren tidak akan menerima bantuan apa pun mengenai pengeboran untuk mendapatkan air bersih.
“Insyaallah ke depannya saya akan mengusahakan untuk mendapatkan air bersih, saya akan cari pipa untuk menampung dan beli wing yang besar dan semoga ada bantuan dari pemerintah setempat,” kata dia. (antara/jpnn)
Selain menyemburkan lumpur panas, air, dari tanah Pondok Pesantren Jungkat Kalbar juga tercium bau menyengat yang diduga merupakan bau gas.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Safari Ramadan di Jateng, Muzani: Ponpes Harus Terlibat Wujudkan Indonesia Emas 2045
- BAZNAS Bantu Kemandirian Ekonomi Ponpes Melalui Program Zmart
- Polisi Ungkap Kronologi Kasus Pembacokan di Ponpes Ibun Bandung, Oh Ternyata
- Penyelundupan Pakaian Bekas dari Malaysia di Perbatasan Kalbar Digagalkan Petugas
- Pertamina Dorong Energi Bersih dengan Memanfaatkan Gas Suar Kilang Menjadi Listrik
- Pemprov DKI Klaim Tak Pernah Terjadi Kelangkaan LPG di Jakarta