Daripada Digebuki, Banyak Kades Sengaja Simpan KIP
Kamis, 19 Januari 2017 – 17:23 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN
Tahun lalu, distribusi KIP diserahkan kepada kades.
Untuk sekarang, distribusi diserahkan ke sekolah.
"Sekolah yang kini menyalurkan ke siswa karena mereka tahu siswa yang berhak dan tidak. Kami juga sudah meminta para kepala sekolah dan guru untuk aktif mencari informasi anak-anak putus sekolah untuk didaftarkan sebagai penerima KIP," ujarnya. (esy/jpnn)
Penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2016 yang tidak maksimal memang beralasan.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
BERITA TERKAIT
- Algonova Bantu Asah Keterampilan Anak-anak Sejak Dini
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan
- Wakil Ketua MPR Minta Penerapan Wajib Belajar 13 Tahun Dipersiapkan dengan Baik
- Kemnaker dan Kemendikdasmen Teken MoU Sinkronisasi Pendidikan dan Ketenagakerjaan
- Verrell Bramasta: Pendidikan Adalah Kunci untuk Menciptakan Generasi Unggul
- Gen Z Didorong Melek Finansial melalui Edukasi dan Inovasi Digital