Darurat, Ganjar Pranowo Pengin Masuk, Pintu Terkunci, Ada yang Tidak Beres

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapati hal yang tak beres saat melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Pompa Mberok di Kota Semarang, Minggu (7/2).
Ganjar mendapati pompa penyedot banjir yang tidak difungsikan karena masalah administratif.
Saat melakukan inspeksi di rumah pompa yang berada di Kawasan Kota Lama itu, Ganjar melihat upaya penyedotan banjir tidak optimal karena petugas hanya memfungsikan satu dari tiga pompa yang terpasang.
Ganjar pun langsung menanyakan kepada petugas mengapa dua pompa lain tidak difungsikan.
"Itu belum dinyalakan karena masalah administratif, pak. Pekerjaannya belum diserahkan," kata petugas di Rumah Pompa Mberok.
Menanggapi jawaban dari petugas itu, Ganjar mengatakan bahwa seharusnya tidak boleh ada masalah administratif yang menghambat penanganan banjir, apalagi dalam kondisi darurat seperti sekarang.
Pemilik akun ganjar_pranowo di Instagram itu kemudian menginstruksikan kepada petugas untuk memfungsikan semua pompa yang ada.
Dia mengajak petugas masuk ke rumah pompa untuk menyalakan semua mesin pompa, namun gagal karena dikunci.
Ganjar Pranowo mengajak petugas masuk ke rumah tersebut, tetapi gagal karena pintu terkunci. Waduh.
- Promo Arus Balik, KAI Beri Diskon 25 Persen untuk Tiket 13 Kereta, Cek Daftarnya
- Air Sungai Meluap, 7 Desa di Aceh Selatan Terendam Banjir
- One Way Lokal Arus Balik Jateng Dimulai Hari Ini, Fokus di Tol Banyumanik
- Libur Lebaran 2025, Kota Lama Semarang Jadi Destinasi Wisata Favorit, Borobudur Tak Seperti Dahulu
- Mudik Aman & Nyaman, 2.036 Pemudik Tiba di Jateng dengan Valet Ride
- Ahmad Luthfi Akan Salat Idulfitri Bersama 30 Ribu Jemaah di Simpang Lima, Polisi Berlaras Panjang Siaga