Datangkan Pesawat Boeing 737 Max 8, Lion Air Target 60 Juta Penumpang

"Juli kita terbang Bali-Shanghai dan Manado-Sianghai itu pakai Max 8," katanya.
CEO Malindo Air Chandran Rama Muthy pada acara penerbangan perdana di Gate G 1, Kuala Lumpur Internasional Airport. Foto JPNN.com
Ada kebanggaan tersendiri bagi Malindo Air menjadi maskapai pertama yang menggunakan pesawat ini. “Kami sangat bangga karena menjadi maskapai pertama di dunia yang menerbangkan pesawat ini,” kata CEO Malindo Air Chandran Rama Muthy pada acara penerbangan perdana di Gate G 1 KLIA.
Chandran mengatakan, ada keunggulan menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8. Menurutnya, selain hemat bahan bakar ini juga bisa terbang lebih lama tanpa mengisi bahan bakar mencapai 7 jam 30 menit.
Dibanding dengan pesawat sejenisnya, Boeing 737 Max 8 memiliki kemampuan efisiensi bahan bakar 8 persen.
Selain itu, jenis 737 Max 8 merupakan produksi pesawat perusahaan yang berkantor di Chicago, Amerika Serikat dengan fitur double winglet. Sementara mesin Boeing 737 Max 8 juga mampu 40 persen lebih senyap. (jpnn)
Lion Air menargetkan mengangkut 60 juta penumpang tahun 2017. Target ini seiring dengan keputusan manajemen yang mendatangkan empat unit pesawat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dihadiri Waka MPR Rusdi Kirana dan Menko Gus Imin, Ramadhan Fest 1446 H Resmi Dibuka
- Vietnam Mitra Strategis Indonesia di ASEAN, Waka MPR: Kerja Sama Harus Ditingkatkan
- Hijrah Tigray
- Bertemu Wadubes Terrece Teo, Rusdi Kirana Dorong Kerja Sama RI-Singapura Ditingkatkan
- BookCabin Ambassador Bakal Hadir di Berbagai Bandara Indonesia
- Mulai 20 November 2024, Lion Air Buka Rute Palembang - Denpasar