Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun

Tidak ada antrean
Farhan Muhammad pulang kampung dari Bandung ke Palembang bersama istri dan tiga anaknya menggunakan mobil pribadi.
Ia berangkat pukul delapan pagi pada Rabu (26/03) pekan lalu dan tiba di Palembang pada pukul setengah delapan malam di hari yang sama.
Menurut Farhan, pengalaman mudik kali ini jauh berbeda dengan mudik tahun-tahun sebelumnya.
"Bandung-Merak tidak terjadi stuck, hanya macet kecil lima menit ketika masuk ibu kota Jakarta."
Farhan bercerita, perjalanan sekitar 700 kilometer yang biasanya diwarnai dengan antrean panjang di Pelabuhan Merak, kali ini berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
"Dari semua perjalanan rutin kami mudik sejak lima tahun lalu, penyeberangan adalah hal yang paling memorable karena menjemukan, capek, dan tidak ada rekreasinya," ungkap Farhan.
Tapi tahun ini tidak ada antrean yang mengular seperti biasanya.
"Mobil kami mobil pertama yang mengantre," katanya.
Data terbaru mencatat terjadinya penurunan jumlah pemudik dan lemahnya daya beli masyarakat di pekan lebaran tahun ini
- Arus Balik di Jalur Riau-Sumbar Mengalami Peningkatan, Ini Lokasi Rawan Macet
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Arus Balik Mudik 2025, One Way Lokal di Tol Cipali, Perhatikan Nih!
- Volume Kendaraan Meninggalkan Jogja Meningkat
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April