Daya Saing Sawit Dilemahkan, Ekspor Berpotensi Turun
Selasa, 27 Juli 2021 – 22:34 WIB

Daya saing sawit dilemahkan bisa membuat ekspor berpotensi turun Foto: Humas Kementan
Untuk mengubah selera konsumen terhadap sawit misalkan, dikatakan Tungkot, dimunculkan kampanye palm oil free (bebas minyak sawit) di sejumlah produk makanan.
Kampanye hitam ini didukung beragam isu yang memojokkan kelapa sawit seperti merusak ekosistem lingkungan, pembakaran secara masif hingga isu eksploitasi masyarakat lokal.
“Memang, jangka pendek dampak kampanye ini belum dirasakan. Akan tetapi secara jangka panjang haruslah diwaspadai karena masyarakat berpotensi meninggalkan produk-produk alam nasional,” ujar doktor lulusan IPB ini. (cuy/jpnn)
Tergerusnya daya saing sawit dalam jangka panjang disebabkan kampanye hitam bisa berpotensi menurunnya ekspor
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
BERITA TERKAIT
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump
- Azlaini Agus: Hutan Riau Dibabat Perusahaan Sawit dan Kertas
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Forwatan dan 3 Asosiasi Berbagi Manfaat Produk Turunan Sawit kepada Yatim Piatu
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura