Debat Capres Berpeluang Besar Ubah Pilihan Pemilih

Iqbal yang juga pakar komunikasi politik itu menilai debat capres perdana sangat seru dan bermutu.
Dari enam segmen kemampuan dan style verbal atau visual, Anies dan Ganjar yang argumentatif lebih dominan daripada Prabowo yang terlihat lebih emosional.
"Saya sangat yakin, besarnya pemilih bimbang atau undecided voter akan makin berkurang dan punya stok pilihan yang lebih mantap atas siapa capres pilihannya," ucap pengajar Hubungan Internasional FISIP Unej itu.
Dia mengatakan debat merupakan adu kemampuan argumentasi, sehingga tiga capres yakni Anies, Prabowo dan Ganjar punya catatan kelebihan dan kekurangan dalam menyampaikan argumennya.
"Pada debat perdana kualitas argumentasi Anies tampak lebih menguasai substansi materi dan manajemen konsistensi ketepatan waktu debat. Ganjar sedikit di bawah kemampuan Anies dalam kualitas berargumen. Prabowo lebih emosional," katanya.
Menurutnya pada pemaparan visi misi dan program berkaitan dengan isu HAM dan korupsi, capres Anies Baswedan lebih unggul dari Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
"Tentu masih ada lagi empat kali debat. Bila kualitas debat capres maupun debat pasangan cawapres sudah terlihat semua, pemilih tentu bisa punya kepastian lebih mantap atas calon pemimpin yang dipilih nya," kata Muhammad Iqbal. (Antara/jpnn)
Pengamat menyebut debat capres berpeluang besar memengaruhi pemilih sehingga mengubah pilihannya pada Pemilu 2024.
Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang
- Setuju Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dihapus, Eddy Soeparno: Bentuk Keadilan Demokrasi
- Rommy Minta Pengurus Partai Tobat, Wasekjen PPP Bereaksi Begini
- Hadiri HUT ke-60 Golkar, Bamsoet Apresiasi Prabowo Dukung Perubahan Sistem Demokrasi
- Mardiono: Kader PPP Menyalahkan Kekurangan Logistik Pas Kalah Pemilu 2024
- Banyak Orang Jakarta Golput saat Pilgub, KPU DKI Bakal Evaluasi
- Bawaslu Minta Masyarakat Segera Lapor Jika Menemukan Pemilih Tidak Memenuhi Syarat