Deddy Sitorus Anggap Ancaman Mogok Karyawan Pertamina tidak Logis

Seolah-olah, kata Deddy, hanya dirut yang bertanggung jawab soal hubungan industrial atau PKB.
Jika tidak ada unsur politisnya, ujar dia, seharusnya serikat pekerja menuntut pergantian seluruh jajaran direksi dan komisaris Pertamina.
Sebab, lanjut Deddy, tidak mungkin soal seperti itu diputuskan sendirian oleh direktur utama.
Deddy pun menegaskan bahwa menuntut pergantian dirut bukanlah hal yang lazim dalam perjuangan normatif pekerja.
“Jadi, ketika poin-poin hubungan industrialnya tidak jelas, wajar saja kalau diluar isu soal kongkalikong elite pekerja Pertamina mau menjatuhkan dirut ini muncul,” ujarnya.
Deddy mengingatkan seluruh karyawan Pertamina mengenai tugas perusahaan negara itu, dan pentingnya mereka bagi bangsa sebagai objek vital nasional.
Dia meminta negara dan direksi mengambil tindakan tegas sesuai regulasi apabila elite serikat pekerja tetap memaksakan mogok besar-besaran di saat memasuki libur Nataru ini.
“Saya berharap para karyawan kembali pada nurani masing-masing dan melihat apakah benar ada kegentingan yang memaksa hingga harus melakukan mogok massal saat ini,” harapnya.
Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menilai ancaman mogok kerja yang disampaikan serikat pekerja karyawan Pertamina merupakan tuntutan tidak logis.
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Innalillahi, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Meninggal Dunia
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini