Dedi Mulyadi Golkar Minta Tata Ruang Jabar-DKI Disatukan
Jumat, 28 Februari 2020 – 00:52 WIB

Dedi Mulyadi saat membagikan nasi bungkus kepada korban banjir di Karawang, Kamis (27/2). Foto: ANTARA/Istimewa
Diharapkan ke depan tidak ada lagi pengembangan properti, kawasan industri, sektor perdagangan dan jasa yang membangun di daerah persawahan dan rawa-rawa.
"Rawa-rawa perlu dipertahankan. Kalau tidak, kita repot dalam setiap tahun menangani banjir. Misalnya Menteri PUPR menurunkan (anggaran) Rp6 triliun. Artinya recovery bencana itu mahal," katanya. (antara/jpnn)
Dedi Mulyadi menyatakan secara umum bencana banjir disebabkan akibat kerusakan di daerah hulu dan hilir.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
BERITA TERKAIT
- Air Sungai Meluap, 7 Desa di Aceh Selatan Terendam Banjir
- Rencana Dedi Mulyadi Sulap Gedung Pakuan Jadi Museum, Alasannya
- Libur Lebaran, Pengelola Wisata Jabar Diminta Maksimalkan Persiapan Infrastruktur Hingga Keamanan
- Dedi Mulyadi Singgung soal Pengelolaan Keuangan Daerah saat Salat Id
- Dedi Mulyadi: Mudik Lebaran 2025 Jauh Lebih Baik Dibandingkan Tahun Sebelumnya
- Kapolda Riau Pastikan Antisipasi Bencana di Jalur Riau-Sumbar