Dedi Mulyadi Singgung soal Pengelolaan Keuangan Daerah saat Salat Id

Dedi Mulyadi Singgung soal Pengelolaan Keuangan Daerah saat Salat Id
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

"Budak belian itu kan buruh yang dibayar dengan upah yang sangat rendah, tanpa jaminan kesehatan, jaminan kesejahteraan hari tuanya. Ini enggak boleh lagi ada, di Indonesia sudah ada undang-undang yang mengatur tentang hak-hak buruh," ucapnya.

Di Indonesia sendiri, lanjut Dedi ada berbagai macam pungutan seperti retribusi, pajak tahunan, kemudian umat Islam ada kewajiban untuk membayar zakat bagi yang mampu, lalu infak dan shadaqah, tetapi ternyata banyak yang belum sejahtera, sehingga mengindikasikan ada pengelolaan keuangan yang belum optimal.

"Makanya saya menyoroti pengelolaan keuangan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan menyinggung Pergub pergeseran anggaran, mulai dari membelanjakan anggaran pada hal yang berkontribusi ke investasi SDM, infrastruktur, dan fiskal, seperti kata orang Sunda harus 'Heureut Meuteun' yang artinya harus pandai-pandai berinvestasi," ujarnya.

Dalam Salat Idulfitri 1446 H, Gasibu dipenuhi oleh masyarakat berbagai daerah seperti Lampung, Kalimantan, Garut, Karawang, Cianjur.

Hadir juga Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa, Kepala Kanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam, lalu Wagub Jabar Erwan Setiawan, dan Sekda Jabar Herman Suryatman. (antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Dalam Salat Idulfitri 1446 H, Gasibu dipenuhi oleh masyarakat berbagai daerah seperti Lampung, Kalimantan, Garut, Karawang, Cianjur.

Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News