Defisit BPJS Kesehatan Melebar, Sistem Perlu Dirombak Total

Menurut dia, Presiden Jokowi juga menyadari kini orang berbondong-bondong untuk menggunakan akses kesehatan yang diberikan pemerintah.
Itu berarti mereka bisa mendapatkan akses ke rumah sakit. “Kami sudah mendorong demand side, setelah itu diperbaiki supply side,” ujarnya.
Di sisi lain, lanjut dia, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap program JKN, terutama dari sisi perbaikan sistem. Ini sudah amanat undang-undang dan komitmen pemerintah. Caranya dengan mendorong BPJS Kesehatan untuk transparan dan akuntabel dalam menjalankan program JKN. “Misalnya, berbagi data dengan kementerian yang relevan tupoksinya,” paparnya.
Selain itu, Chrisma menerangkan, pihaknya juga mendorong Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mendukung program JKN serta mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk perbaikan dari sisi supply, misalnya ketersediaan obat, sistem logistik obat.
“Pemerintah bisa ubah regulasi jika itu terbukti tidak menyejahterakan masyarakat,” ucapnya. (esy/jpnn)
Masalah defisit BPJS Kesehatan telah berdampak pada industri kesehatan secara luas.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
- Keren, BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Gratis bagi Pemudik
- BPJS Kesehatan Semarang Pastikan Layanan JKN Berjalan Selama Libur Lebaran 2025
- BPJS Kesehatan Pastikan Mantan Pekerja Sritex Group Tetap Terlindungi JKN
- Admedika dan Great Eastern Life Indonesia Luncurkan AdClaim Optimalisasi Layanan BPJS
- Rapat Bareng DPR, Menkes Ungkap Alasan Perlunya Iuran BPJS Kesehatan Naik
- Begini Nasib Karyawati PT Timah Penghina Honorer Pengguna BPJS